Harga Emas Antam Tembus Rp 1,7 Juta, Cetak Rekor Tertinggi

Bisnisia.id | Jakarta – Harga emas produksi PT Aneka Tambang (Antam) Tbk. kembali mencetak rekor tertinggi dalam perdagangan hari ini, Jumat (14/2/2025). Harga emas Antam satuan 1 gram dibanderol Rp 1.701.000 per batang, naik Rp 9.000 dibandingkan perdagangan sebelumnya.

Berdasarkan data dari situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas di butik LM Graha Dipta Pulo Gadung Jakarta kini telah menembus level Rp 1,7 juta per gram, meninggalkan rekor sebelumnya di Rp 1.692.000. Sementara itu, harga pembelian kembali (buyback) emas Antam juga naik Rp 9.000 ke level Rp 1.552.000 per gram.

Baca juga:  Abiya Imran, 16 Tahun Jadi Santri Dayah, Kini Jadi Cawabup Pidie

Kenaikan harga emas Antam tidak terlepas dari pergerakan emas dunia yang terus menguat. Pada perdagangan Kamis (13/2/2025), harga emas di pasar spot global naik 0,84% ke level US$ 2.929,0 per troy ons, mencetak rekor tertinggi sepanjang masa. Sebelumnya, rekor tertinggi berada di level US$ 2.907,34 per troy ons.

Penguatan harga emas dunia selama dua hari berturut-turut turut mendorong kenaikan harga emas di dalam negeri.

Selain satuan 1 gram, harga emas Antam untuk berbagai ukuran juga mengalami kenaikan. Berikut adalah harga emas Antam per Jumat (14/2/2025) emas 0,5 gram Rp 900.500, 10 gram Rp 16.505.000, dan emas 1.000 gram (1 kg): Rp 1.641.600.000

Baca juga:  Akhirnya Prabowo Restui Mualem Sebagai Calon Gubernur Aceh

Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak di rentang Rp 1.660.000 – Rp 1.701.000 per gram, sementara dalam sebulan terakhir berada di kisaran Rp 1.560.000 – Rp 1.701.000 per gram.

Sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 34 Tahun 2017, pembelian emas batangan dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) 22 sebesar 0,9%. Namun, jika pembeli menyertakan Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP), tarif pajak yang dikenakan lebih rendah, yakni 0,45%.

\Kenaikan harga emas global didorong oleh meningkatnya kekhawatiran terhadap kebijakan tarif perdagangan Presiden AS Donald Trump serta penurunan imbal hasil obligasi AS. Dampaknya, harga emas di berbagai platform investasi, termasuk di dalam negeri, turut mengalami lonjakan.

Baca juga:  Bangun Ketahanan Bencana dengan Latihan Evakuasi Mandiri

Seiring dengan tren kenaikan ini, harga emas di platform investasi digital seperti Bareksa Emas juga mengalami peningkatan. Dalam setahun terakhir, harga beli emas di platform ini naik 52,56%.

Dengan tren kenaikan harga emas yang terus berlanjut, para investor diharapkan lebih cermat dalam menentukan waktu pembelian maupun penjualan untuk memaksimalkan keuntungan.

Editor:
Hendra Vramenia

Bagikan berita:

Popular

Berita lainnya

Wapres Ma’ruf Amin Terima Kunjungan Silaturahmi Rektor UIN Ar-Raniry

BISNISIA.ID | Jakarta – Wakil Presiden Republik Indonesia, Prof...

Spill Sosok Calon Kepala Daerah Termuda di Pilkada Aceh 2024

Bisnisia.id | Banda Aceh - Menurut data yang dihimpun...

Lion Group Malaysia Siapkan Investasi Jangka Panjang di Aceh

Bisnisia.id | Banda Aceh – Lion Group Malaysia, sebuah...

Dek Gam Janjikan Perbaikan Gedung dan Ambulans untuk PMI Banda Aceh

Bisnisia.id | Banda Aceh - Ketua Mahkamah Kehormatan Dewan...

Geliat Positif Industri Manufaktur Indonesia di Tengah Ketidakpastian Global

Bisniskita.id | Jakarta – Industri manufaktur Indonesia menunjukkan performa impresif...

Pj Gubernur Aceh Soroti Sistem Perizinan yang Masih Rumit

Bisnisia.id | Banda Aceh - Penjabat (Pj) Gubernur Aceh,...

Pemutihan Pajak Kendaraan di Aceh Ditutup 31 Desember 2024

BISNISIA.ID - Gubernur Aceh telah menetapkan Peraturan Gubernur Nomor...

Ketua PMI Banda Aceh Belajar Kesiapsiagaan Bencana dari Palang Merah Jepang

Bisnisia.id | Banda Aceh - Ketua Palang Merah Indonesia...

Coding dan AI Akan Diajarkan di SD dan SMP

Bisnisia.id | Jakarta— Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen)...

Inovasi Media Lokal sebagai Penopang Utama Suara Daerah

Bisnisia.id | Jakarta – Keberadaan media lokal memiliki peran penting dalam...

Speaker Tanpa SNI Senilai Rp10,2 M Disita

BisnisKita.id - Kementerian Perindustrian (Kemenperin) terus berupaya menjaga daya...

Syech Muharram: Petani Aceh Besar Belum Makmur

BISNISKITA.ID - Bakal calon bupati Kabupaten Aceh Besar dari...

Pertanian Aceh Minim Pemanfaatan Teknologi, Regenerasi Petani Juga Stagnan

Bisnisia.id | Banda Aceh - Teknologi pertanian yang belum...

Hilirisasi Kakao, Indonesia Jadi Pemasok ke Pasar Dunia

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Perindustrian, telah fokus pada pelaksanaan...

Sayuti Abubakar, dari Pengacara ke Walikota

Perjalanan hidup Sayuti Abubakar (43) penuh dengan tantangan. Lahir...

Indonesia Jajaki Peluang Jadi Tuan Rumah IGF 2025

Bisniskita.id | Tokyo – Indonesia tengah menjajaki kesempatan untuk kembali menjadi...

BKPM Fasilitasi 579 Kemitraan UMKM dan Usaha Besar Senilai Rp3,9 Triliun

Bisnisia.id | Jakarta – Kementerian Investasi dan Hilirisasi/Badan Koordinasi...

Pangan di Banda Aceh, Pasokan Lancar, Harga Tidak Stabil

Bisnisia.id | Banda Aceh - Harga pangan dan beras...

Kebakaran Paling Mengerikan di Los Angeles

Kebakaran hutan yang melanda Los Angeles, Amerika Serikat, semakin...

PKA-8, Anjungan Nagan Raya akan Pamerkan Alat Kerja Tempo Dulu

Bisniskita.id | Banda Aceh - Anjungan Kabupaten Nagan Raya...