Alphabet Siapkan Rp1.200 Triliun untuk Melawan DeepSeek

Perusahaan teknologi raksasa Alphabet, induk dari Google, dikabarkan telah menyiapkan dana segar senilai Rp1.200 triliun (USD 75 miliar) untuk memperkuat proyek kecerdasan buatan (AI) mereka. Langkah ini diambil sebagai respons terhadap kemunculan DeepSeek, aplikasi AI asal China yang dianggap sebagai ancaman serius oleh sejumlah perusahaan teknologi global, termasuk Google, Nvidia, dan Microsoft.

Kehadiran DeepSeek telah memicu persaingan sengit di industri AI, mendorong perusahaan-perusahaan teknologi Barat untuk semakin agresif dalam membangun infrastruktur AI. Alphabet, misalnya, meningkatkan belanja modal secara signifikan dari USD 32,3 miliar pada 2023 menjadi USD 75 miliar pada tahun ini. Kenaikan anggaran ini menunjukkan betapa seriusnya Alphabet dalam menghadapi tantangan dari DeepSeek.

Baca juga:  Akhir 2025 Semua Anak Dapat Makan Bergizi Gratis

Dalam earnings call setelah merilis laporan keuangan terbaru, CEO Alphabet Sundar Pichai menyebut DeepSeek sebagai produk yang luar biasa. Meski demikian, Pichai menegaskan bahwa Alphabet memiliki keunggulan tersendiri, terutama dalam efisiensi model AI mereka yang disebut Gemini. Selain itu, miliaran pengguna layanan Alphabet di seluruh dunia diyakini akan menjadi faktor kunci dalam meningkatkan adopsi teknologi AI.

deepseek
Deepseek

Pichai juga menyatakan optimisme terhadap peluang besar yang ditawarkan oleh AI. “Salah satu alasan kami sangat antusias terhadap peluang AI adalah karena kami tahu biaya penggunaannya akan terus turun, yang akan membuka lebih banyak use cases baru,” ujarnya. Ia menambahkan bahwa investasi besar-besaran ini dilakukan untuk memastikan Alphabet tetap kompetitif dalam menghadapi momen penting perkembangan AI.

Baca juga:  Liverpool Kokoh di Puncak, Real Madrid Raih Kemenangan Dramatis di Kandang Atalanta

Munculnya DeepSeek sempat mengguncang pasar saham pekan lalu, terutama karena spekulasi bahwa model AI yang lebih murah dari DeepSeek dapat mengurangi permintaan terhadap chip dan pusat data Nvidia. Namun, Alphabet justru melihat fenomena ini sebagai peluang, bukan ancaman. Perusahaan ini yakin bahwa efisiensi dan inovasi yang mereka miliki akan mampu bersaing dengan produk-produk AI dari China.

Tidak hanya Alphabet, perusahaan teknologi lain seperti Meta juga terus menggelontorkan dana besar untuk pengembangan AI. CEO Meta, Mark Zuckerberg, bahkan menyatakan kesiapannya untuk menginvestasikan ratusan miliar dolar dalam jangka panjang untuk AI. Persaingan sengit antara perusahaan teknologi Barat dan China seperti DeepSeek diprediksi akan semakin memanas, dengan AI menjadi medan pertempuran utama di masa depan.

Baca juga:  Lawan Dejan di SHB, Pelatih Persiraja Akhyar “Turun Full Team dan Incar Kemenangan”
Editor:
Hendra Vramenia

Bagikan berita:

Popular

Berita lainnya

Dominasi Aceh di Cabor Selam Laut

Sabang – Tuan rumah Aceh tampil sebagai juara umum...

Dana Otsus Aceh 2008-2023 Capai Rp 100 Triliun, Bagaimana Penggunaannya?

Bisnisia.id | Banda Aceh – Dalam periode lima belas...

Calon Investor Eksplorasi Potensi Bisnis di Sabang

Bisnisia.id | Sabang – Para calon investor dari Malaysia...

Jelang Nataru, Pertamina Siap Jamin Pasokan BBM dan LPG

Bisniskita.id | Jakarta - PT Pertamina (Persero) memaparkan kinerja...

Aceh Siap Gelar Pilkada Serentak 2024, Ini Kata Pj Gubernur Safrizal

Bisnisia.id | Banda Aceh - Penjabat Gubernur Aceh, Dr....

Pemuda Muhammadiyah Dorong Sawit jadi Komoditas Unggulan Aceh

Bisnisia.ID, Banda Aceh – Pemuda Muhammadiyah Aceh bekerja sama...

Ekonomi Aceh 2024 Tumbuh 4,66 Persen, PON Berkontribusi Besar

Bisnisia.id | Banda Aceh - Badan Pusat Statistik (BPS)...

Utusan Khusus Presiden, Raffi Ahmad Beli Motor Rp 750 Juta

Bisnisia.id | Jakarta – Utusan Khusus Presiden sekaligus selebritas,...

Hadiri Pertemuan FMCBG, Menkeu Sri Mulyani Bahas Ekonomi Global dan Tantangan Terkini

Bisnisia.id | Rio de Janeiro - Menteri Keuangan, Sri Mulyani...

Lifting Perdana BPMA, 62.000 Barel Kondensat Blok A Dikirim ke Pasar Domestik

Bisnisia.id | Aceh Utara - Badan Pengelola Migas Aceh...

UMP Aceh 2025 Tak Kunjung Ditetapkan, Buruh Tuntut Kenaikan 10 Persen

Bisnisia.id | Banda Aceh - Sepekan setelah pengumuman resmi...

Wardiati Berikan Pembinaan Gammawar di Gampong Alue Naga

BISNISKITA.ID | Banda Aceh - Banda Aceh – Penjabat...

Nova Raudhalia, Siswa MAN 4 Aceh Besar Terima Piagam Penghargaan Inisiator Muda MB24

Bisnisia.id | Bekasi — Nova Raudhalia, siswa Madrasah Aliyah...

Empat Jurus Teuku Riefky Harsya Majukan Ekonomi Kreatif Nasional

Bisnisia.id | Jakarta - Menteri Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Ekonomi...

90 Perusahaan Bakal Ramaikan Bursa Karbon pada Agustus

BisnisKita.id- Bursa Efek Indonesia (BEI) berencana menyelenggarakan program Net...

Dinas Pertanian Aceh Jaya: Perusahaan Sawit Tanpa ISPO Merugikan Daerah

Bisnisia.id | Aceh Jaya – Masih adanya perusahaan kelapa...

Sepanjang 2024, Mahkamah Syar’iyah Jantho Tuntaskan 843 Perkara, Tersisa 3 Kasus

Bisnisia.id | Aceh Besar - Sepanjang tahun 2024, Mahkamah...

Kisah Lia Hanifa Bangun Bisnis Banner dari Modal Nol Rupiah hingga Raup Untung Rp100 Juta

Lia Hanifa, seorang perempuan asal Kabupaten Aceh Utara, berhasil...

Kadin Aceh: Perusahaan Daerah Harus Berani Bertransformasi

Bisnisia.id | Banda Aceh – Direktur Eksekutif Kamar Dagang...